MPLS Ramah Hari Kedua Tanamkan Karakter Sehat, Aman, dan Peduli.

Giritontro, 14 Juli 2026 – Memasuki hari kedua pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah Tahun Pelajaran 2026/2027, SMP Negeri 2 Giritontro mengangkat tema “Membangun Karakter Sehat, Aman, dan Peduli dalam Kebersamaan.” Berbagai materi edukatif disampaikan sebagai upaya membentuk karakter peserta didik sejak awal memasuki jenjang pendidikan di SMP.

Kegiatan diawali dengan Salam Sapa Murid Baru yang dipandu oleh panitia dan pengurus OSIS. Selanjutnya, peserta mengikuti Ruang Perjumpaan Murid Baru bersama wali kelas. Pada sesi ini, murid baru diajak untuk saling mengenal lebih dekat, membangun komunikasi yang positif, serta menciptakan suasana kelas yang nyaman, inklusif, dan penuh semangat kebersamaan.

Materi berikutnya adalah Siaga Bencana yang disampaikan oleh Rita Dewi R., S.Pd. bersama Basuki Okto Gunanto, S.Pd. Dalam sesi ini, peserta memperoleh pemahaman mengenai pentingnya kesiapsiagaan menghadapi berbagai potensi bencana, langkah-langkah mitigasi, prosedur evakuasi, serta upaya melindungi diri dan orang lain dalam situasi darurat. Kegiatan ini bertujuan menumbuhkan budaya sadar bencana dan meningkatkan kemampuan peserta didik dalam menghadapi kondisi darurat secara tepat dan bertanggung jawab.

Setelah itu, Nunung Ernawati, S.Pd. menyampaikan materi Budaya Sekolah Berbasis Kekhasan Sekolah yang dipadukan dengan sosialisasi Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (G7KAIH). Dalam pemaparannya, beliau mengajak seluruh murid baru untuk membiasakan perilaku positif sebagai bagian dari budaya sekolah. Melalui Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, peserta didik didorong untuk menerapkan kebiasaan baik dalam kehidupan sehari-hari, seperti disiplin, bertanggung jawab, menjaga kebersihan, menghargai sesama, gemar belajar, hidup sehat, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan. Materi ini menjadi salah satu penguatan karakter yang selaras dengan visi sekolah dalam membentuk peserta didik yang beriman, cerdas, dan berkarakter.

Pada sesi siang, peserta mengikuti materi Literasi Digital yang disampaikan oleh Syarif Aminudin, S.Ag. Materi ini memberikan pemahaman mengenai pentingnya memanfaatkan teknologi digital secara bijaksana, bertanggung jawab, dan beretika, termasuk cara menyaring informasi, menjaga keamanan data pribadi, serta membangun jejak digital yang positif.

Rangkaian kegiatan hari kedua ditutup dengan materi Pencegahan Isu NAPZA (Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif) yang disampaikan oleh Daryadi, S.Pd. Melalui materi ini, peserta memperoleh edukasi mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba, dampaknya terhadap kesehatan dan masa depan generasi muda, serta pentingnya memilih lingkungan pergaulan yang sehat sebagai bentuk perlindungan diri.

Sebelum kegiatan berakhir, seluruh peserta mengikuti refleksi dan doa bersama yang dipandu oleh panitia dan pengurus OSIS. Refleksi menjadi sarana bagi peserta untuk menyampaikan pengalaman belajar selama hari kedua sekaligus memperkuat komitmen dalam menerapkan nilai-nilai positif yang telah diperoleh.

Melalui rangkaian kegiatan hari kedua ini, diharapkan murid baru tidak hanya memahami pentingnya hidup sehat, aman, dan bebas dari penyalahgunaan NAPZA, tetapi juga mampu menerapkan Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (G7KAIH) sebagai budaya positif dalam kehidupan sehari-hari, sehingga mampu tumbuh menjadi generasi yang berkarakter, peduli, dan siap berprestasi di lingkungan SMP Negeri 2 Giritontro.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *